Home / Generasi Sukarelawan Mengajar (Gelegar) HMPS PGSD Mercusuar Kembali Berjalan Di Era New Normal
Generasi Sukarelawan Mengajar di MI Nurul Ulum Pesi Mangar. Sabtu, 27 Maret 2021

Generasi Sukarelawan Mengajar (Gelegar) HMPS PGSD Mercusuar Kembali Berjalan Di Era New Normal

Bidang Pendidikan HMPS PGSD Mercusuar Universitas Jember, menggelar kegiatan yang menjadi ciri khasnya yaitu GELEGAR (Generasi Sukarelawan Mengajar). Sabtu, 27 Maret 2021 di MI Nurul Ulum Pesi Mangar, Lampeji, Mumbulsari, Kabupaten . Keberangkatan para anggota gelegar diawali dengan berkumpul terlebih dahulu di Double Way Unej pada pukul 06.40 WIB. Pagi itu juga diawali dengan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua Gelegar yaitu Muhammad Zainal Arifin. Acara pembukaan Gelegar tersebut juga dihadiri oleh Ketua HMPS PGSD Mercusuar Kampus Jember yaitu Setya Azriel Cahya Maulana dan sekaligus memberikan arahan kepada para anggota gelegar yang juga diikuti oleh mahasiswa baru yang belum tau banyak mengenai Gelegar. Para anggota tetap melaksanakan protokol kesehatan yang sudah menjadi kebiasaan baru di masa kini, dengan selalu menjaga kebersihan dan menggunakan masker selama melakukan kontak sosial. Demi melanjutkan estafet pengabdian sebagai calon guru nantinya, Divisi Pengabdian di Bidang Pendidikan HMPS PGSD Mercusuar kembali menggelorakan semangat yang sempat padam pada masa pandemi di kepengurusan tahun lalu. Dibuktikan dari 24 anggota yang mengikuti perdana kegiatan gelegar secara offline di MI Nurul Ulum membuat Penanggung Jawab (PJ) dari gelegar ternganga, yang mana pria bernama Hafizd Dzul Ikrom ini berekspektasi hanya beberapa anggota saja yang mungkin akan datang. Meninjau dari jauhnya tempat tinggal masing – masing anggota, tetapi banyak dari anggota yang berasal dari kota Banyuwangi dan Lumajang ikut berpartisipasi dalam menjalankan kegiatan ini.

Keantusiasan dapat dilihat dari salah satu mahasiswa angkatan 2020 bernama Tasyanul Maghfiroh yang mengaku sangat terpacu semangatnya dalam kegiatan gelegar ini, dimana pengalaman – pengalaman baru dapat dirasakan pertama kalinya sehingga akan diadaptasikan di kemudian hari.

“Saya baru pertama kali ikut kegiatan ini sangat antusias dan senang, terlebih saya terasa tertantang karena perbedaan bahasa yang mereka gunakan, yaitu bahasa Madura. Intinya saya mendapat pengalaman baru dan pembelajaran baru tentang pendidikan khususnya”. Jawabnya saat ditanya melalui Whatsapp.

Disamping para anggota gelegar sudah mulai mengajar di MI Darul Ulum, ketua HMP bersama PJ dan ketua Gelegar kembali mengkonfirmasi serta meminta izin kepada beberapa lembaga lain yang akan diajar yaitu MI Al Fatah dan MI Salafiyah Safiiyah 02. Setelah melakukan pembicaraan bersama kepala sekolah dari masing – masing lembaga itu didapatkan beberapa hasil, diantaranya mi salafiyah yang hanya bisa melaksanakan pembelajaran secara daring dan MI Al Fatah yang sudah memperbolehkan kami untuk melakukan pembelajaran luring dengan tetap mematuhi protokol. Dari jauh – jauh hari HMPS PGSD Mercusuar memang telah menyiapkan beberapa metode pembelajaran untuk kegiatan Gelegar ini. Bagi MI yang bisa melaksanakan pembelajaran secara luring kami siap melaksanakan pembelajaran secara luring, pun ketika lembaga tidak bisa melaksanakan pembelajaran secara luring kami siap memfasilitasinya dengan daring yaitu dengan membuat video pembelajaran. Hal tersebut disampaikan oleh ketua HMPS PGSD Mercusuar Setya Azriel Cahya Maulana.

 ” Kita belajar dari periode sebelumnya yang tidak berjalan karena terkendala pandemi, sehingga kita mensiasatinya dengan membuat video pembelajaran bagi MI yang melaksanakan pembelajaran secara daring. Kalaupun nanti ada MI yang meminta kita untuk pembelajaran secara offline kami juga siap.” Tutur pria kelahiran Banyuwangi tersebut.

Meski pihak dari MI Nurul Ulum melaksanakan kegiatan pembelajaran secara offline dan online, namun para anggota akan tetap siap memaksimalkan pengabdiannya dengan datang ke sekolah maupun membuat media pembelajaran untuk bahan ajar selama online. Menariknya lagi, para anggota gelegar akan mengadakan perpustakaan keliling yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat minat baca dari peserta didik.

“Jadi kami dari gelegar mencoba mengadakan perpustakaan keliling tujuannya untuk menumbuhkan minat baca siswa” tutur dari PJ gelegar.

Tentu walau perdana dan masih banyak kekurangan dari segi persiapan maupun pemberian ilmu yang dilakukan oleh para anggota, sebisa mungkin kedepannya evaluasi demi evaluasi akan terus dilakukan untuk memaksimalkan dan menyuguhkan hal yang terbaik untuk sekolah tersebut. Inovasi akan selalu disuguhkan demi melangsungkan pengabdian yang akan menunjang ketertinggalan sekolah tersebut, karena nafas bangsa ada pada generasinya.

 

Pewarta           : Tasya Berlianti Sofyan

Editor              : Setya Azriel Cahya Maulana      

Penerbit           : Elita Ulya Zuyina

About mercusuar

Sory Boss

OMB 2020 PGSD Universitas Jember Kampus Bondowoso

Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) merupakan rangkaian acara yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa baru Universitas Jember ...

Skip to toolbar